Search

Memuat...

Buku Tamu Saya


ShoutMix chat widget

Yaya

lowongan kerja di rumah lowongan kerja di rumah

urut absen saja...

Hari ini....adakah diri di sini....???

Senin, 03 Agustus 2009

PostHeaderIcon PENDIDIKAN:Hakekat Anak Didik Dalam Dunia Pendidikan

Perkembangan seseorang dalam hal ini siswa , dalam mencari kematangan dirinya lebih bijaksana apabila dinilai dari segenap potensi yang ada dalam dirinya. Pengakuan terhadap keberadaan dirinya dan menerima apa adanya tentang anak dari kita sebagai orang tua merupakan hal yang didambakan bagi setiap anak.
Namun,kita sebagai orang tua sudah sepantasnya untuk mengetahui takaran yang perlu dan tepat dalam memberikan “jatah porsi” untuk tugas perkembangan anak-anak kita.
Disatu sisi kita perlu memberikan sebuah kepercayaan kepada anak , disatu sisi kita juga perlu memberikan batasan sebagai sebuah arena dalam perkembangan dirinya.

Siswa , sebagai subyek didik , tak akan lepas dari peran guru dan orang tua dalam membantu perkembangan dirinya. Lepas dari kurangnya perhatian atau pemberian perhatian yang berlebihan , siswa tetap mempunyai potensi.
Hakekat subyek didik diuraikan sebagai berikut :
1. Subyek didik bertanggung jawab atas pendidikannya sendiri sesuai dengan wawasan pendidikan seumur hidup
2. Subyek didik memiliki potensi , baik phisik maupun psikologis , yang berbeda-beda sehingga masing-masing subyek didik merupakan insan yang unik.
3. Subyek didik memerlukan pembinaan individual serta perlakuan yang manusiawi
4. Subyek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif menghadapi lingkungan hidupnya.
Maka kita sebagai orang tua perlu menyadari potensi yang ada dari anak / siswa disamping juga perlu menyadari keterbatasan yang ada. Namun yang terpenting adalah , bagaimana agar perlakuan yang diberikan kepadanya akan menumbuhkan pandangan adanya perhatian dari diri kita.
Sikap dewasa dari siswa dapat diamati melalui peran serta dan keterlibatan dirinya terhadap tugas yang menjadi tanggung jawabnya , untuk memperoleh hasil yang optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melepas anak dalam sebuah aturan keluarga , dapat saja dilakukan. Namun tugas perkembangan anak , sangatlah membutuhkan perhatian kita sebagai orang tua mereka.Tujuan dari perhatian yang kita berikan adalah agar anak benar-benar menguasai tugas perkembangan yang dilaksanakannya dengan arah dan gambaran yang benar.
Sekolah dan juga kita sebagai orang tua , pasti mempunyai harapan , agar anak-anak kita yang mempunyai potensi , dapat kita kembangkan sesuai dengan tugas perkembangannya.Tanpa bermaksud menghilangkan bagian-bagian suasana kehidupannya untuk tetap melewati masa sebagai anak-anak.
Memberikan kesempatan dan “melepas” anak-anak dalam sebuah suasana yang kita ciptakan untuk membimbing mereka semakin menemukan diri mereka.

Beberapa uraian mengenai Diskripsi Tugas Perkembangan Seseorang :

I. Tugas Perkembangan Anak dari Lahir s.d. 6 tahunan
1. Belajar berjalan
2. Belajar makan makanan padat
3. Belajar berbicara
4. Belajar mengendalikan sampah tubuh
5. Belajar membedakan jenis kelamin dan kesopanan seksual
6. Mencapai stabilitas fisiologis
7. Membentuk konsep sederhana mengenai kenyataan sosial dan fisik
8. Belajar berhubungan secara emosional dengan orang tua saudara kandung dan orang lain
9. Belajar membedakan yang benar dan yang salah serta mengembangkan nurani
II. Tugas Perkembangan Anak dari 6/7 tahunan s.d. 12 tahunan
1. Belajar kecakapan fisik yang diperlukan untuk kecakapan anak-anak
2. Membangun sikap menyeluruh terhadap diri sendiri sebagai organisme yang tumbuh
3. Belajar bergaul dengan teman sebaya
4. Belajar memainkan peran pria dan wanita yang sesuai
5. Mengembangkan kecakapan dasar dalam membaca , menulis , dan menghitung
6. Mengembangkan konsep yang diperlukan untuk hidup sehari-hari
7. Mengembangkan nurani , moralitas dan suatu skala nilai
8. Mencapai kemandirian pribadi , kemampuan menolong diri sendiri dalam batas tertentu dan tanggung jawab
9. Membentuk sikap terhadap kelompok dan lembaga sosial
III. Tugas Perkembangan Remaja dari 12/13 tahunan s.d. 21 tahunan
1. Mencapai kematangan yang baru dan lebih mantap dalam hubungannya dengan teman sebaya dari kedua lawan jenis
2. Mencapai peran sosial sesuai dengan jenisnya
3. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan secara efektif
4. Mencapai kebebasan emosional dalam hubungannya dengan orang tua dan orang dewasa lain
5. Mencapai kepastian kemandirian ekonomi
6. Memilih dan mempersiapkan diri untuk suatu jenis pekerjaan tertentu
7. Persiapan untuk menikah dan membangun keluarga
8. Mengembangkan kecakapan intelektual dan konsep-konsep yang perlu dalam kehidupan kewarganegaraan yang tahu hak dan kewajiban
9. Ingin mencapai tingkah laku sosial yang bertanggung jawab
10. Belajar dan memiliki pola nilai hidup dan tatanan kesusilaan yang mengarahkan perbuatannya

Sumber: Hurlock , E.B. Child Development . Tokyo : McGraw-Hill dan Kogakusha , 1978
_________ , Adolescent Development. Tokyo : McGraw-Hill dan Kogakusha , 1973

0 komentar:

Poskan Komentar

Mampir

Pengikut

Lazt Comments